Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai Mason Desa Mantren

rx online/12/Sungai-Mason-300×178.jpg” alt=”” width=”493″ height=”292″ />

Menyelematkan hutan, cegah kebakaran, dan kelestarian, serta pulihkan lahan membangun masa depan, merupakan tema yang diambil pada kegiatan gerakan nasional pemulihan daerah aliran sungai (DAS) dan konservasi pemulihan sumber air Kali Mason Desa Mantren Kecamatan Punung yang dilaksanakan, Kamis (19/12).

Acara ini dibuka oleh Bupati Pacitan Indartato. Pada kesempatan tersebut, bupati juga menerima bibit pohon secara simbolis dari BPDAS Solo dan diteruskan kepada seluruh camat, perwakilan kepala desa, dan kelompok penyuluh kehutanan.

“Sudah menjadi tugas kita semua untuk menjaga dan melindungi sumber air dan melestarikannya demi memenuhi kebutuhan air,” ujar Indartato.

Ia berharap agar hutan di Pacitan bisa lebih hijau royo-royo. “Agar bisa mendapatkan sumber air yg jernih dan kerindangan hutan yang menjadikan hutan kita asri dan bermanfaat,” tandasnya.

Sementara Camat Punung Amat Taufan mengatakan, selama ini sumber air yang ada di sungai Mason merupakan satu-satunya yang menjadi andalan masyarakat di Kecamatan Punung. Bahkan, sumber air Sungai Mason juga dimanfaatkan masyarakat di Jateng. “Sumber air mason ini dalam sehari diambil sekitar 40 tangki untuk disalurkan ke seluruh masyarakat yang kekurangan air di wilayah barat,” ujarnya.

Kepala Dinas PUPR, Edy Junan Achmadi pada kesempatan yang sama menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan memulihkan kembali saluran air sungai atau sumber air guna memenuhi kebutuhan air di saat musim kemarau panjang seperti sekarang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *